Laptop Tiba-tiba Mati dan Solusi Lengkapnya

Diposting pada

Sering kita mendengar teman bahkan kita sendiri saat sibuk mengerjakan tugas, laptop tiba-tiba mati. Pikiran kita data belum di save, kenapa tiba-tiba mati?. Banyak pikiran-pikiran cemas yang mengkhawatirkan laptop rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Jika sudah demikian maka hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah jangan memaksakan laptop untuk menyala kembali dengan menekan tombol power berkali-kali, tapi yang harus dilakukan, coba nyalakan sampai 3x saja, kalau memang tetap tidak bisa menyalah tunggu beberapa menit.

Setelah sekian menit didiamkan coba nyalakan kembali dengan menekan tombol power ON. Jika laptop bisa nyala dan dapat digunakan segera save atau simpan data Anda yang terakhir dikerjakan, back up data-data penting yang ada di laptop sesegera mungkin. Karena laptop kemungkinan akan mati lagi secara tiba-tiba.

Berikut ini beberapa sebab yang menjadikan laptop tiba-tiba mati mendadak;

1.Yang paling umum terjadi adalah kepanasan atau overheat

 Jika saluran pendingin tidak dibersihkan dengan benar setiap beberapa bulan atau lebih, debu dapat menumpuk di antara kipas dan unit pendingin (pipa pendingin) dari bantalan prosesor. Ini berarti kipas tidak dapat mendorong udara melalui pendingin, aliran udara menjadi kurang lancar karena terhambat kotoran atau debu dan ini membuat prosesor tidak bisa melepaskan panas keluar.  Pada kondisi seperti itu CPU kemudian akan segera mati tanpa pemberitahuan untuk mencegah kerusakan..

Perlu diketahui, matinya laptop secara mendadak dikarenakan sistem sensor suhu panas pada laptop masih berjalan.

Berikut sedikit tips untuk membersihkan debu atau kotoran yang ada di dalam laptop:-

  • Keluarkan baterai
  • Lepaskan semua penutup pada alas dan lepaskan komponen di bawahnya
  • Ambil unit di luar, Anda tidak ingin melakukan ini di pintu
  • Menggunakan vacuum udara, sedot udara dari unit mulai dari ventilasi buang hingga disela-sela beberapa komponen yang ada di CPU laptop
  • Pasang kembali dan periksa.

JIka tidak bisa melakukannya sendiri, lebih aman  membawa laptop ke tempat service resmi untuk membersihkannya.

2. Adaptor Laptop Kemungkinan Rusak

Anda harus memeriksa apakah tegangan dari adaptor sudah benar. Sampai Anda tahu bahwa adaptor memberikan tegangan yang benar. Kerusakan pada Adaptop adalah hal yang paling berbahaya yang bisa menyebabkan kondisi laptop lebih parah.

Tidak disarankan untuk membeli adaptor yang tidak resmi atau abal-abal. Ini sangat penting sekali, karena sering terjadi mindset yang penting laptop bisa nyala. Padahal jika hal itu dilakukan maka kerusakan laptop akan merembet ke bagian-bagian penting dari laptop yang lain. Komponen pertama yang akan rusak akibat adapter yang salah adalah baterai.

3. Baterai Drop.

Baterai laptop memiliki bagian-bagian ruangan kecil didalamnya. Jika satu ruangan saja tidak normal atau eror  maka biasanya satu komponen baterai bisa rusak. Ditandai dengan kondisi baterai drop terlebih dahulu, atau biasanya terjadi jika baterai di charger 100%, pemakaian laptop 30menit baterai sudah tinggal 30%.

Jika sudah kondisi demikian maka sangat disarankan umtuk membeli baterai yang baru diservice center.

4. Virus komputer

Ini adalah masalah paling umum yang bertahan di hampir setiap laptop atau komputer. Virus seperti Armageddon dan beberapa virus lainnya bisa menyebabkan laptop hang/stuck dan akhirnya membuat laptop mati. Hampir menghancurkan semua yang ada di laptop Anda.

Jangan panik, Anda dapat dengan mudah memperbaiki masalah ini dengan menginstal perangkat lunak antivirus. Jika Anda masih memiliki masalah virus di laptop, Anda harus pergi dan memeriksa laptop Anda tempat servis yang terpercaya layanannya.

5. Tampilan Driver Crash

Jika Anda telah mengutak-atik sistem operasi Anda atau telah mengubah driver pada komputer Anda, ini juga bisa menyebabkan laptop tiba-tiba mati, terutama jika Anda bermain-main dengan BIOS.

6. RAM Rusak

Kadang-kadang RAM bisa menjadi masalah jika slotnya kotor atau rusak. Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah Menjalankan Memtest di komputer Anda untuk memeriksa RAM Stick.

Jika Anda berada dalam situasi yang sama, lepaskan memory stick Anda dari slot. Kemudian bersihkan kaki-kaki RAM dengan tisu atau penghapus pensil. Setelah itu pasang RAM yang sudah dibersihkan tadi ke tempat atau slotnya. Jangan lupa juga untuk membersihkan tempat slot RAMnya.

Jika boot maka lakukan hal yang sama dengan slot RAM lain.

Demikian beberapa cara yang bisa dilakukan sesaat setelah laptop tiba-tiba mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *